Ada Potensi Tertular, PMI Ingatkan Jangan Lengah Saat New Normal

Ada Potensi Tertular, PMI Ingatkan Jangan Lengah Saat New Normal

JawaPos. com – Palang Abang Indonesian (PMI) meminta masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan hidup terang dan sehat untuk menghindari penularan Covid-19, meskipun Indonesia akan mengambil fase New Normal. PMI jadi mendampingi masyarakat dalam rangka mendatangi fase tatanan hidup baru (new normal).

Sekretaris Jenderal (Sekjend) PMI Sudirman Said zaman menjadi pembicara dalam Dreya Forum via virtual Jumat, (5/6). Petunjuk protokol kesehatan harus dipatuhi.

“Meskipun saat ini kita akan memasuki kehidupan normal anyar, kami minta masyarakat untuk tentu disiplin untuk menjalankan hidup bersih dan sehat demi menghindari transmisi Covid-19. Untuk itu Kami akan selalu siap mendampingi masyarakat buat memasuki fase new normal” ujar Sudirman Said.

Sudirman menambahkan hal pertama adalah menghindari virus dengan selalu cuci lengah, pakai masker, dan jaga jeda. Kedua, putus rantai penularan dengan penyemprotan cairan disinfektan ke tempat-tempat umum yang dicurigai menjadi wadah transit virus.

PMI sudah melakukan penyemprotan disinfektan dalam 63. 547 area dengan menganjurkan layanan ambulans milik PMI telah melayani pasien Covid-19 sebanyak 264 dan hearse ambulance sebanyak 109 angkutan. Layanan kendaraan (vehicle) bersifat: 35 unit Gunner Spraying, 200 unit Grandmax Spraying, 22 Unit truk tangki, dan 30 unit pengisi ulang tangki.

Distribusi logistik berupa 2. 732. 150 pcs masker bedah, dua. 136. 111 pcs masker kain, 32. 192 pcs masker N95 dan lain. Sementara donasi uang tunai yang telah disalurkan PMI tercatat sebanyak Rp 53. 170. 354. 599, 78.

“PMI selalu menekankan kepada semesta relawan di berbagai daerah untuk menjalin kerjasama dengan Pemda, TNI, Polri, ” tegasnya.

Selain berkerja sama dengan pemerintah, PMI juga melibatkan organisasi kemasyarakatan dan keagaamaan seperti Dewan Langgar Indonesia, Persatuan Gereja Indonesia, Walubi, Nahdatul Ulama, Muhammadiyah dan asing. Menurut Sudirman organisasi kemasyarakatan & keagamaan penting dilibatkan untuk menganjurkan edukasi kepada masyarakat.

“Kami juga selalu mengajak serta organisasi kemasyarakatan dan keagamaan seperti DMI, PGI, WALUBI, NU, Muhammadiyah dan lain. Keterlibatan organisasi kemasyarakatan ini penting untuk memberikan les kepada masyarakat untuk hidup bersih dan sehat, ” tutup Sudirman.