Bakorpakem Garut Selidiki Pelanggaran Hukum Ormas Ubah Garuda

Bakorpakem Garut Selidiki Pelanggaran Hukum Ormas Ubah Garuda

JawaPos. com –Badan Koordinasi Penilik Aliran Kepercayaan Masyarakat (Bakorpakem) Garut, Jawa Barat, menyelidiki bentuk pelanggaran hukum organisasi Masyarakat Paguyuban Sendiri Rahayu. Mereka mengubah arah kepala burung Garuda Pancasila sebagai simbol negara.

”Sudah awak bahas, intel dari Kejari juga sudah merapat dengan Kesbang (Badan Kesatuan dan Bangsa) bersama secara Polres dan Kodim untuk menganalisis, ” kata Ketua Bakorpakem Garut yang juga Kepala Kejaksaan Negeri Garut Sugeng Hariadi seperti dilansir dari Antara di Garut.

Dia menuturkan, jajarannya sudah memperoleh informasi tentang organisasi yang mengabulkan tindakan mengubah lambang negara dengan mengganti arah kepala burung Garuda Pancasila dari arah ke kanan menjadi ke depan. Masalah tersebut, menjadi perhatian Bakorpakem Garut untuk selanjutnya dilakukan pendalaman. Jika ada unsur pidana akan diserahkan penanganannya ke kepolisian.

”Hasil pembahasan dari Bakorpakem akan disampaikan ke pemerintah daerah untuk aksi lanjutnya, kalau melanggar ada cara hukum yang bisa dilakukan jajaran kepolisian, ” ucap Sugeng Hariadi.

Dia menjelaskan, hasil penyelidikan sementara tentang tindakan mengubah lambang negara itu telah mengabaikan hukum. Seperti yang diatur di Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Lambang Negara. Salah satunya ketentuan tidak boleh mengubah petunjuk negara. ”Itu sudah ada aturannya soal lambang negara, ” membentangkan Sugeng Hariadi.

Dia menambahkan, dugaan pelanggaran hukum asing, yaitu membuat uang sendiri untuk digunakan sebagai alat transaksi pada organisasi. Namun dugaan membuat uang palsu itu, harus didalami bertambah lanjut terkait penggunaan dan peredarannya. Jika beredar di masyarakat ijmal akan ditindak sesuai aturan lembaga yang berlaku.

”Kalau beredar dan dipakai transaksi terang sudah melanggar. Yang jelas Bakorpakem sudah bergerak untuk melakukan penyelidikan, ” ujar Sugeng Hariadi.

Saksikan video menarik berikut ini: