Benny Maki-Maki Sponsor PMI, Himastaki Perbolehkan Dukungan

Benny Maki-Maki Sponsor PMI, Himastaki Perbolehkan Dukungan

JawaPos. com – Himpunan Pengusaha Jasa Penempatan Tenaga Kerja Nusantara (HImastaki) mendukung sikap tegas Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani untuk membasmi calo maupun mafia pengiriman Pelaku Migran Indonesia (PMI).

Sebelumnya diketahui, Benny Rhamdani melahirkan pernyataan keras di media baik (medsos) yang ditujukan kepada para-para calo atau mafia pengiriman PMI dengan mengatakan,

”Sponsor itu terlalu terhormat. Praktiknya mereka calo. Mereka orang-orang bajingan. ”

Ketua Umum Himsataki Tegap Hardjadmo menyatakan, pernyataan cepat Ketua BP2MI tersebut sepatutnya dilihat secara utuh agar tidak lengah menginterpretasikan dan membuat kesimpulan dengan sepihak yang tidak sepenuhnya betul.

”Apabila memperhatikan tayangan video secara utuh, statement Besar BP2MI itu merupakan tanggapan maklumat dari Pekerja Migran Indonesia pada Pak Benny bahwa mereka dimintai uang oleh sponsor sebesar Rp 2 juta, ” ujar Kekar dalam keterangan tertulisnya pada JawaPos. com, Rabu (1/7).

Dikatakan Tegap, pernyataan Benny Rhamdani tersebut tidak ditujukan kepada para-para sponsor yang selama ini bergerak mendampingi PMI secara tulus minus mencari keuntungan sesaat bahkan melaksanakan pemerasan, seperti testimoni yang disampaikan seorang PMI kepada Benny Rhamdani yang mengaku dimintai uang Rp 2 juta.

Perseorangan sponsor tersebut dengan berbagai jalan dan modus, jelas sangat merugikan PMI. ”Maka wajar apabila Pak Benny menanggapi secara agak kelewatan. Tapi saya kira teman-teman cukong tidak harus tersinggung dan hati atas pernyataan keras Pak Benny di medsos tersebut, ” tuturnya.

Sebaliknya, Tegap selalu mengajak para sponsor PMI untuk mendukung sikap tegas Benny Rhamdani tersebut. Sebab, berdasarkan UU No 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran, peran sponsor pembantu PMI sangat dibutuhkan untuk menolong calon PMI/PMI dan keluarganya buat mendapatkan informasi yang cukup mengenai pasar kerja di luar jati, serta syarat-syarat yang dibutuhkan.

”Dan jangan sekali-kali teman-teman sponsor melakukan tindakan yang mengabaikan aturan dengan cara apapun, termasuk diantaranya penipuan kepada PMI karena sanksi hukumannya sangat berat sebagaimana tercantum dalam UU tersebut, ” tuturnya.

Lebih lanjut, Tegap meyakini bahwa semangat BP2MI di bawah kendali Benny Ramdhani dimaksudkan untuk mencari solusi unggul, terukur dan akuntabel terhadap kehadiran para sponsor untuk dapat berlaku sebagai pendamping calon PMI dengan hati nurani.

”Kami akan berkomitmen untuk selalu mengontrol kebijakan baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah, khususnya dalam hal perlindungan PMI untuk menjadikan PMI sebagai subjek bukan objek, ” katanya.

Saksikan video menarik berikut ini: