Bentuk Kalteng, Kolaborasi Jadi Kunci Paslon Sugianto – Edy

Bentuk Kalteng, Kolaborasi Jadi Kunci Paslon Sugianto – Edy

JawaPos. com – Calon wakil gubernur Kalimantan Tengah nomor urut 2, Edy Pratowo tampil lugas dalam menjawab perkara rivalnya, yakni pasangan calon Ben Brahim S Bahat-Ujang Iskandar di debat kandidat Pilkada Kalteng, Rabu (2/12).

Diketahui, pada segmen ketiga debat kandidar, Ujang menanyakan kepada Edy Pratowo melanggar tatakelola pembinaan aparatur sipil Negara (ASN). Ujang menilai, selama itu pembinaan ASN tidak berjalan sama dengan diharapkan. Bahkan ada kesan memperbedakan.

Mantan Bupati Kotawarinin Barat itu juga sempat mem tentang pembagian tugas antara gubernur dan wakil gubernur yang menurutnya tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Namun, Edy Pratowo menyampaikan jawaban dengan santai. Karena selama menjabat sebagai gubernur, Sugianto Sabran terbukti bisa menjalankan amanah serta tugasnya dengan baik.

“Kita ini ingin memberikan paham kepada masyarakat Kalimantan Tengah, termasuk soal bagaimana kita ini dikasih kepercayaan. Ingat pak niat kita, dengan niat yang baik, Insya Allah kita juga akan men karya-karya terbaik kita dan kolaborasi diantara keduanya saya kira perlu dilakukan, jangan selalu menilai apriori, ” kata Edy sebagaimana di dalam keterangan tertulisnya pada JawaPos. com.

Edy juga memastikan, pembinaan ASN telah dilakukan serasi dengan ketentuan yang berlaku, penghargaan maupun sanksi diberikan sesuai susunan. Termasuk, soal tentang pembagian kewenangan yang disinggung Ujang sebelumnya, dengan santai Edy Pratowo mengajak Bujang Iskandar untuk sadar posisi serta tupoksi masing-masing.

“Kata kuncinya adalah kolaborasi antara besar daerah, gubernur dan wakil gubernur. Ketika tugas gubernur berhalangan sungguh harus diback up oleh wakil gubernur jadi saling mengisi, ” kata Edy.

“Saya mengenal pak Sugianto Sabran, dan kami juga saling mengkomunikasikan. Sungguh wajar lah pak Ujang, kita saling mengalah lah, sesuai tupoksinya masing-masing jangan nanti wakil gubernur melebihi tugas gubernur pak Ujang, hati-hati pak Ujang, ” pungkas Edy.