Berantas Travel Penyelundup Mudik, Polisi Tingkatkan Patroli Siber

Berantas Travel Penyelundup Mudik, Polisi Tingkatkan Patroli Siber

JawaPos. com – Travel gelap penyelundup warga mudik menjadi masalah baru yang harus diselesaikan Polri di tengah pandemi Covid-19. Praktik nakal ini harus cepat diberantas tuntas karena tidak bertemu dengan kebijakan pemerintah pusat dengan melarang adanya aktivitas mudik bertugas mencegah penularan Covid-19.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengutarakan, jajarannya akan meningkatkan patroli siber guna memberantas travel gelap. Pasalnya, dari kasus yang sudah tersibak, pelaku travel banyak menawarkan jasanya di media sosial.

“Kami akan gencarkan patroli siber, pelakunya bisa kami kenakan Peraturan ITE, ” ujar Yusri pada wartawan, Jumat (1/5).

Sementara itu, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, travel gelap ini menggunakan berbagai cara untuk mengelabuhi petugas. Mulai dari menggelapkan kawasan dalam mobil, mengganti plat cetakan kendaraan umum dengan plat kendaraan pribadi, menggunakan jalur tikus, dan lain sebagainya.

“Tentu modus-modus seperti ini kita sudah ikuti, banyak sekali modus-modusnya makin kemarin juga ada yang sopir bus yangg mengaku tidak mengambil penumpang tapi ternyata ketika dicek dalam bus, penumpangnya ada, ” tambah Sambodo.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengamankan 2 unit travel gelap. Travel tersebut nekat mengangkut penumpang, di tengah larangan mudik yang dikeluarkan sebab Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Tadi malam dari Polda Metro Jaya dibantu oleh korps Polres Kabupaten Bekasi kita jadi mengamankan dua buah kendaraan travel, ” kata Sambodo.

Dia menuturkan, kedua travel ini bisa ditangkap usai dilakukan penyuluhan. Pasalnya, jasa mereka tercium usai ditawarkan melalui media sosial. Usai dibuntuti keduanya pun digeledah oleh petugas sekitar pukul 22. 30 di check point Kedung Waringin.