Biar Dihantam Pandemi Covid-19, Ekspor Tiongkok Kembali Melambung

Biar Dihantam Pandemi Covid-19, Ekspor Tiongkok Kembali Melambung

JawaPos. com – Negeri Tiongkok memberikan kabar mengejutkan tentang ekonomi mereka. Pada April lalu, sektor ekspor di Negeri Bidai Bambu itu ternyata tumbuh. Masukan tersebut seperti keajaiban saat jentera ekonomi hampir berhenti di pusat pandemi Covid-19.

Di Kamis (7/5) pemerintah Tiongkok mengumumkan bahwa ekspor bulan lalu terangkat 3, 5 persen jika dibandingkan dengan periode sama tahun lalu. Angka itu mematahkan prediksi dengan dibuat berbagai pakar. Survei Bloomberg sempat menyebutkan bahwa ekspor April bakal jatuh 11 persen.

Itulah capaian positif prima yang didapat Tiongkok pada 2020. Pada Maret lalu, ekspor turun 6, 6 persen. Kinerja ekspor pada periode Januari–Februari bahkan turun 17, 2 persen. Namun, spesialis memperkirakan tren tersebut tak berlanjut.

’’Pada dasarnya, seruan barang dari Tiongkok terkena buah kebijakan lockdown dan social distancing di berbagai negara. Kenaikan ekspor April terjadi karena beberapa ciri, ’’ kata Louis Kuijs, pakar dari Oxford Economics, kepada Agence France-Presse (AFP).

Faktor pertama adalah kenaikan ekspor di dalam industri kesehatan. Chief Economist Citigroup Wilayah Tiongkok Liu Li-gang menyatakan bahwa ekspor peralatan medis meningkat pada April. Nilai ekspor bahan itu naik dari 1 miliar yuan (Rp 2, 1 triliun) pada awal April menjadi 3 miliar yuan (Rp 6, 3 triliun) pada akhir April.

Faktor kedua adalah ketersediaan bahan baku dan kegiatan operasional pabrik yang kembali normal. Penuh industri Tiongkok yang akhirnya mengirimkan pesanan yang sempat tertunda di kuartal pertama.

’’Pengekspor hanya memenuhi kekurangan mereka dalam bulan-bulan sebelumnya. Namun, ekspor dengan dikirim karena permintaan pada April jelas sedikit, ’’ ungkap Kuijs.