Dibantai Crystal Palace, Legenda United: Victor Lindelof Bek Lemah!

Dibantai Crystal Palace, Legenda United: Victor Lindelof Bek Lemah!

JawaPos. com- Gary Neville melancarkan kritik sangat keras pada pertahanan Manchester United saat melawan Crystal Palace pada pertandingan pembuka mereka di Premier League 2020.

Bermain di negeri sendiri, Old Trafford, dini keadaan tadi (20/9), United dibantai Palace dengan skor 1-3.

Ini jelas merupakan laga asal yang sangat tidak ideal bagi United. Andros Townsend mencetak gol pembuka bagi Palace pada menit ke-7. Mantan penyerang United Wilfried Zaha menyumbang dua gol untuk kemenangan Palace. Masing-masing lewat eksekusi penalti pada menit ke-74 dan sepakan keras dari dalam tempat penalti pada menit ke-85.

Satu-satunya gol United dicetak oleh pemain baru asal Belanda Donny van de Beek di menit ke-80. Menurut Neville, rancangan penyerangan Palace yang cepat, dasar sangat mampu untuk merusak pertahanan United. Apalagi, duet Victor Lindelof dan Harry Maguire yang perlahan-lahan, amat jauh dari ideal.

Selama Lindelof dan Maguire tetap menjadi pemain utama pada lini pertahanan United, maka prawacana Neville, United tidak akan mampu meraih gelar juara. Untuk bisa bersaing di papan atas, United harus mencari pemain baru.

“Satu area yang harus diperkuat oleh Manchester United adalah bek tengah. Dan pemain tersebut harus cukup cepat. Orang dengan mampu bertahan satu lawan mulia, ” kata Neville saat menjelma komentator pertandingan di Sky Sports.

“(Jordan) Ayew dan Zaha tampak sebagai pemain yang hebat kala berhadapan satu lawan satu secara Lindelof dan Maguire. Dan kalau kamu melihat pasangan bek kekangan terbaik selama bertahun-tahun, selalu ada satu di antara mereka dengan cepat, ” imbuh mantan kapten United tersebut.

“Palace tahu benar apa yang itu mau. Tetapi Lindelof ini tidak cukup kuat. Dia (bek) lemas! ” ketus Neville.

Menurut pemain yang memenangkan delapan gelar Premier League dan besar trofi Liga Champions bersama United tersebut, fans boleh saja berniat dan mendesak manajemen untuk membeli para pemain bintang di garis depan.

Namun jika bek tengahnya lemah, maka selamanya United tidak akan mampu bersama-sama untuk menjadi juara.

“Kamu bisa berbicara sesukamu soal Jadon Sancho (bintang Borussia Dortmund yang dikabarkan menjadi incaran United, Red), tetapi selama United belum mendapatkan bek tengah yang bisa berlari dan bertahan one-on-one, ya selamanya United tidak akan bisa menjelma juara liga, ” kritik dongeng United itu.