Gus Muhdlor Targetkan Investasi di Sidoarjo Rp 9 Triliun

Gus Muhdlor Targetkan Investasi di Sidoarjo Rp 9 Triliun

JawaPos. com – Strategi pemulihan ekonomi mengikuti upaya menggenjot nilai investasi di Kabupaten Sidoarjo dalam 2021 dilakukan Bupati Ahmad Muhdlor. Caranya, membuka kran komunikasi dengan para pengusaha.

Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) sebagai leading sektor investasi dan perizinan diminta Bupati Gus Muhdlor membuat agenda ”Coffee Morning” rutin tiga bulan seluruhnya dengan para pengusaha. Dengan komunikasi informal itu, perkara dan solusi bisa dipikirkan bersama.

Selain target menaikkan investasi, adanya Coffee Morning bisa mengambil kanal komunikasi nonformal antara pengusaha dan bupati Sidoarjo. Dengan cara tersebut, Muhdlor berharap permasalahan tentang kontraksi karyawan atau pemutusan hubungan kerja (PHK) dan potensi pengusaha memindahkan pabriknya mampu dicegah. Tujuan besarnya, investasi di Sidoarjo bisa terbang.

Sampai zaman ini, perkembangan investasi pada Sidoarjo pada triwulan I tahun 2021 DPMPTSP menyimpan investasi mencapai lebih dibanding Rp 3 triliun rupiah. Sementara itu, target 2021, DPMPTSP mematok Rp 9 triliun. Meski, target tersebut bersifat sementara.

Kepala DPMPTSP Ari Suryono menjelaskan, target Rp 9 triliun nilai investasi tersebut bisa berubah dengan tahu perkembangan setelah dievaluasi di dalam kurun waktu tiga bulan ke depan. Potensi wadah berinvestasi di Sidoarjo sedang terbuka lebar. Misalnya, daerah industri baru di Kecamatan Jabon.

”Kawasan industri Sidoarjo di Jabon lokasinya dekat dengan akses tol Pasuruan dan bakal memudahkan transportasi industri. Selain di Jabon, ada sedang kawasan industri dekat kota, yakni kawasan industri legal, tepatnya di Jalan Lingkar Timur. Lokasi ini pula sangat strategis dipakai daya, ” ujar Ari.