Kausa Ini Jadi Patokan Negeri Tiadakan Mudik 2021

Kausa Ini Jadi Patokan Negeri Tiadakan Mudik 2021

JawaPos. com – Negeri telah memutuskan untuk menggugurkan mudik lebaran Idul Fitri 2021 akibat pandemi Covid-19 yang belum berakhir. Peristiwa ini pun menjadi dorong ukur pemerintah dalam menjemput keputusan.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Pribadi dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menuturkan kalau langkah ini ditempuh setelah mengevaluasi tingginya angka transmisi dan kematian, baik tersebut masyarakat ataupun tenaga kesehatan tubuh akibat wabah Covid-19 usai libur panjang. Ini menjasi alasan utama kenapa mudik lebaran ditiadakan.

“Khususnya setelah libur Natal dan tahun baru. Termasuk tingginya BOR (bed occupancy rate) rumah sakit jadi diperlukan langkah-langkah tegas di mencegah hal-hal tersebut terulang kembali, ” ujar tempat dalam Telekonferensi Pers, Jumat (26/3).

Bahasa dengan itu, pemerintah terus melaksanakan program-program untuk penanganan Covid-19. Mulai dari Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB), Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Kelompok (PPKM) Mikro, penguatan aturan kesehatan hingga vaksinasi Covid-19.

“Hasil dialog dengan bapak Presiden oleh karena itu ditetapkan bahwa tahun 2021 mudik ditiadakan, ” cakap Menko.

Larangan mudik ini ditujukan kepada seluruh lapisan masyarakat. Hal ini merupakan upaya agar vaksinasi yang sedang dijalankan dapat sesuai dengan harapan.

“Supaya jalan vaksinasi yang dilakukan mampu maksimal sesuai dengan yang diharapkan, ” terang dia.

Untuk aturan yang menunjang ketidaaan pegangan ini, kata Muhadjir bakal diatur oleh kementerian & lembaga terkait. Khususnya Satgas Covid-19 yang akan mengatur kebijakannya.

“Di dalamnya akan diatur mengenai langkah-langkah pengawasannya oleh TNI-Polri, Kemenhub, Pemda dan lain-lain, ” pungkasnya.