Operasi Yustisi, Dua Kantor dan Ratusan Restoran Ditutup Sementara

Operasi Yustisi, Dua Kantor dan Ratusan Restoran Ditutup Sementara

JawaPos. com – Operasi yustisi yang digelar oleh petugas gabungan di DKI Jakarta menemukan banyak pelanggaran protokol kesehatan terkait aturan PSBB. Pelanggaran berlaku bukan saja dari kategori perorangan, melainkan ada juga dari bagian perusahaan dan rumah makan.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana mengatakan, kurang perkantoran ditutup sementara oleh petugas. Sebab, mereka kedapatan tidak mengikuti Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 88 Tahun 2020.

“Untuk perkantoran ada dua kantor yang ditutup, ” kata Irjen Pol Nana, Senin (21/9).

Sedangkan untuk kategori restoran atau rumah makan yang ditutup tatkala, jumlahnya jauh lebih banyak. Biasa mereka disanksi karena melayani makan dan minum di tempat ataupun dine-in.

“Rumah mamah ada 119 yang ditutup sebab melakukan pelanggaran yang harusnya dibawa pulang (take way), tetapi itu masih menerima masyarakat untuk santap ditempat, ” jelas Irjen Pol Nana.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menetapkan menarik PSBB masa transisi. PSBB dikembalikan layaknya saat pertama kali diterapkan dengan sistem pembatasan dengan ketat. Keputusan ini tak lepas dari penularan Covid-19 di Jakarta yang masih terus meninggi. PSBB dimulai sejak Senin (14/9).

Saksikan video memikat berikut ini: