Pemerintah Bantu Bayar Cicilan Kredit UMKM Hingga Rp 271 Triliun

Pemerintah Bantu Bayar Cicilan Kredit UMKM Hingga Rp 271 Triliun

JawaPos.com – Pemerintah, melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menyiapkan stimulus untuk sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang terdampak Covid-19 berupa bantuan pembayaran cicilan kredit. Total anggaran untuk meringankan cicilan UMKM mencapai Rp 271 triliun.

“Cicilan kredit UMKM yang ditunda nilainya mencapai Rp 271 triliun,” kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam video conference, Rabu (29/4).

Ia merincikan, dari total dana sebesar Rp 271 triliun tersebut, sebesar Rp 105,7 triliun di antaranya diperuntukkan nasabah UMKM. Terdiri dari 8,33 juta nasabah Kredit Usaha Rakyat (KUR), 1 juta nasabah UMi, 6,08 juta nasabah PNM Mekaar, serta 10,6 juta nasabah Pegadaian.

“Untuk kredit UMKM baik dengan pinjaman di bawah Rp 10 juta, Rp 500 juta muapun di atas Rp 500 juta,” ucapnya.

Sementara sisanya yang Rp 165,48 triliun akan diberikan melalui perbankan, Bank Perkreditan Rakyat (BPR) hingga perusahaan pemberi pinjaman lainnya. Pemerintah juga siapkan bantuan likuiditas dengan penempatan dana pemerintah di bank tersebut.

Sri Mulyani menambahkan, untuk koperasi yang belum mendapat akses UMi, diperkirakan totalnya mencapai 1,7 juta debitur. Sedangkan nasabah Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi (LPDB) yang mencapai 30.000 dari merchant atau UMKM yang selama ini menjadi merchant di berbagai online platform mencapai 3,7 juta.

Selain itu, UMKM yang ada di Pemerintah Daerah, petani, hingga nelayan yang totalnya sekitar 6,29 juta juga akan mendapat subsidi bunga 6 persen selama enam bulan. “Totalnya kita perkirakan outstanding Rp 16,3 Triliun dan penundaan Rp 13,87 triliun,” pungkasnya.