Pemkot Makassar Larang Perayaan Natal & Tahun Baru di Hotel

Pemkot Makassar Larang Perayaan Natal & Tahun Baru di Hotel

JawaPos. com –Penjabat Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin melarang perayaan dan pesta Natal dan tahun baru (nataru) pada hotel. Sebab, hal itu dinilai rawan menimbulkan kerumunan dan berpotensi terjadi pelanggaran protokol kesehatan.

Pj Wali Kota Makassar menjelaskan, untuk mengantisipasi persebaran Covid-19 dengan adanya kerumunan, pihaknya telah meminta pada ketua Perhimpunan Hotel dan Retoran (PHRI) Kota Makassar agar meneruskan larangan itu di anggotanya. Hal itu penting dilakukan agar tidak terjadi lonjakan peristiwa akibat perayaan nataru. Apalagi zaman ini, jumlah kasus terkonfirmasi membangun terus mengalami peningkatan.

”Jadi bila tidak segera dicegah, akan menjadi musibah pada awal 2021, ” ujar Rudy Djamaluddin seperti dilansir dari Antara .

Dia mengatakan, hal penting yang menetapkan dilakukan untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus yakni memperketat kembali adat kesehatan dan penegakan disiplin pada lapangan harus betul-betul diterapkan secara baik dan benar.

Karena itu, Rudy telah menginstruksikan Satpol PP Kota Makassar buat menyusun langkah strategis dengan memperketat pengawasan di lapangan.

”Jika ditemukan ada yang menyalahi, siap-siap dikenakan sanksi pidana pada atas 5 tahun. Saya sebagai penanggung jawab harus memastikan implementasi protokol kesehatan dijalankan di lapangan, ” kata Rudy Djamaluddin.

Menanggapi hal itu, Ketua PHRI Makassar Kwandy Salim mengucapkan, masih menunggu surat resmi informasi Pj Wali Kota. ”Surat informasi itu akan kita jadikan dasar untuk memberitahukan kepada anggota PHRI bahwa demi menjamin kesehatan masyarakat, maka ditiadakan kegiatan menyambut nataru 2021 di hotel, ” kata Kwandy.

Saksikan video menarik berikut ini: