Pemkot Surabaya Keluarkan SE Pengamalan Hari Raya Idul Adha

Pemkot Surabaya Keluarkan SE Pengamalan Hari Raya Idul Adha

JawaPos. com – Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur, mengeluarkan Surat Informasi (SE) Nomor 443/8023/436. 8. 4/2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Malam Takbiran, Shalat Idul Adha, dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Penyembelihan Hewan Kurban.

“SE tersebut sudah saya tandatanganinya di dalam 9 Juli lalu, ” kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Surabaya, Minggu (11/7).

Menurut dia, SE tersebut sudah disebarkan kepada pengelola masjid atau panitia pengoperasian kegiatan Idul Adha se-Surabaya, RT/RW/LPMK, Pimpinan Organisasi Keagaman dan juga Kepala Unit Daerah di lingkungan Pemkot Surabaya, serta camat dan lurah se-Surabaya.

Adapun landasan SE tersebut adalah Instruksi Menteri Di Negeri Nomor 18 tarikh 2021, SE Menteri Keyakinan Nomor 17 tahun 2021, SE Gubernur Jatim Bagian 451/14901/012. 1/2021, dan serupa SE Wali Kota Surabaya Nomor 443/7787/436. 8. 4/2021 tentang PPKM Darurat Covid-19 di Surabaya.

Adapun beberapa poin di dalam SE tersebut yakni mula-mula, peniadaan sementara peribadatan pada tempat ibadah. Menurutnya, selama pemberlakuan PPKM Darurat, peribadatan di tempat ibadat (masjid, mushalla, gereja, pura, tangsi, dan klenteng, serta wadah umum lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadat) yang dikelola masyarakat, pemerintah, maupun perusahaan ditiadakan sementara & kegiatan peribadatan dilakukan pada rumah masing-masing.

“Kumandang adzan, bunyi lonceng/bel gereja, trishannya, dan tanda lain sebagai tanda masuknya waktu ibadah, tetap dapat dikumandangkan atau dibunyikan. Selama masa pemberlakuan PPKM Penting, tempat ibadat harus langgeng terjaga kebersihannya dan kesuciannya, ” ujarnya.