Pemotor Acung Jari Tengah ke Pesepeda, Polisi: Pesepeda Jangan Arogan

Pemotor Acung Jari Tengah ke Pesepeda, Polisi: Pesepeda Jangan Arogan

JawaPos. com – Aksi pengendara besar yang mengacungkan jari tengah kepada rombongan pesepeda road bike tengah menjadi pancaran publik belakangan ini. Atas dasar itu, Polda Metro Jaya meminta kepada semua pengguna jalan agar silih menghargai.

“Hormati sesama pemakai jalan. Patuhi Undang-undang Lalu Lintas, ” kata Direktur Lalu Lin (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo kepada wartawan, Sabtu (29/5).

Sambodo menuturkan, jalan raya adalah milik bersama. Khusus untuk kasus ini, Sambodo menyuarakan bahwa ada baiknya para pesepeda bisa memberikan kawasan gerak untuk kendaraan lain.

“(Pesepeda) Tanpa arogan menguasai seluruh hidup. Beri kesempatan kepada kendaraan bermotor untuk bisa menyusul dari kanan, ” jelasnya.

Lebih sendat, Sambodo mengatakan, saat itu tengah disiapkan jalur istimewa road bike . Nantinya, road bike harus melaju di urat yang telah ditentukan. Kalau melanggar, maka akan diberikan sanksi sesuai undang-undang yang berlaku.

“Kita siapkan jalur khusus road bike . Setelah jalur itu operasional kita akan mulai penindakan tegas terhadap para pesepeda, ” imbuhnya.

Adapun jalur khusus dengan dimaksud adalah Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang. Saat tersebut, uji coba jalur itu masih berjalan. Apabila telah resmi dioperasikan, maka road bike harus melaju pada jalur tersebut.