Penjagaan Pintu Masuk di Semua Kawasan Diperketat selama PSBB Jabar

Penjagaan Pintu Masuk di Semua Kawasan Diperketat selama PSBB Jabar

JawaPos. com –Penjagaan di semua pintu masuk kawasan akan diperketat selama pelaksanaan penyekatan sosial berskala besar (PSBB) Provinsi Jabar yang mulai diberlakukan dalam Rabu (6/5). Pemprov Jabar meminta kepolisian dan TNI memperketat penjagaan di perbatasan kabupaten/kota di Menggambarkan.

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil seperti dilansir dari Antara mengatakan, tujuan memperketat perbatasan itu untuk mengurangi pergerakan manusia pada saat PSBB Menerangkan berlaku. Dia berharap agar semasa PSBB berlaku, tidak ada pemudik dari Bandung Raya maupun Jabodetabek yang masuk ke daerah lain.

”Jangan sampai ada orang bocor dari Bandung ke Garut karena mau mudik. Pokok, pemudik ini tidak hanya lantaran zona Jabodetabek ke desa-desa, zona Bandung juga sumber dari pemudik, ” ujar Ridwan Kamil saat berkoordinasi dengan Kapolres dan Dandim se-Jabar serta perwakilan Kodam Hebat, Kodam III/Siliwangi, Polda Jabar, & Polda Metro Jaya di Mapolda Jabar, Kota Bandung, pada Selasa (5/5).

Selain tersebut, lanjut dia, Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar menargetkan 40 ribu tes swab selama PSBB level provinsi. Gubernur optimistis dengan ketegasan petugas di daerah perbatasan, tes masif, dan kedisiplinan masyarakat, penyebaran Covid-19 di Jabar dapat ditekan.
”Mudah-mudahan dengan ketegasan TNI-Polri dan kedisiplinan masyarakat serta pembatasan mudik yang tegas ditambah pengetesan masal sebanyak 40 ribu selama PSBB ini harusnya menjelang Lebaran bisa lebih clear , ” tutur Ridwan.

Dengan begitu, nanti ada kelurahan atau desa yang direlaksasi. ”Mungkin boleh nanti setelah 14 hari itu, ada kegiatan ibadah asal berjarak selama ada informasi ilmiah dalam 14 hari tersebut (PSBB) berhasil. Dan sesuai petunjuk presiden, relaksasi itu bisa kita izinkan, ” terang Ridwan.

Saksikan video mengakui berikut ini: