Petugas Penembak 6 Angggota Tentara FPI Akan Ditetapkan Maka Tersangka

Petugas Penembak 6 Angggota Tentara FPI Akan Ditetapkan Maka Tersangka

JawaPos. com – Kasus tewasnya 6 anggota laskar Front Advokat Islam (FPI) segera mengikuti babak baru. Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri segera menetapkan 3 anggota Polda Metro Jaya yang melakukan penembakan kepada anggota laskar FPI itu sebagai tersangka.

Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto mengatakan, penyidik telah mengantongi dua alat bukti yang cukup untuk menetapkan tersangka. Oleh karena itu, dia memastikan akan ada penetapan tersangka dalam kasus unlawful killing itu. ’’Penyidikan sudah untuk penetapan tersangka, andai pula belum (penetapan tersangka) ya pasti akan sampai ke sana, ’’ kata Agus saat dikonfirmasi, Senin (23/3).

Mantan Kabarhakam Polri itu menyampaikan, penyidik akan bekerja profesional di dalam menangani perkara tersebut. Penetapan tersangka dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku. ’’Mekanisme itu pada penyidik & selalu diawali dengan melangsungkan perkara bersama tim Kejaksaan Agung (Kejagung), ’’ ucap Agus.

Sebelumnya, penyidik Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri telah menyelesaikan gelar perkara wafatnya 6 anggota laskar Depan Pembela Islam (FPI). Pemeriksa memutuskan menaikkan status perkara ke ranah penyidikan.

’’Dan hasil daripada gelar perkara hari itu, status dinaikkan menjadi pemeriksaan. Dengan yang disangkakan kepada 3 anggota Polri, ’’ kata Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono di Mabes Polri, Jakarta Daksina, Rabu (10/3).

Rusdi menyampaikan, Polri kemudian mengirimkan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) kepada kejaksaan. Polri berkomitmen akan mengakhiri kasus tersebut sesuai rekomendasi Komnas HAM.   (*)