Pindah Cara Lama, UMKM di Surabaya Harus Tingkatkan Kekuatan

Pindah Cara Lama, UMKM di Surabaya Harus Tingkatkan Kekuatan

JawaPos. com –Komisi B Bidang Perekonomian DPRD Praja Surabaya meminta kemampuan karakter UMKM di Kota Hero, Jawa Timur, ditingkatkan di dalam rangka menghadapi situasi pandemi Covid-19.

Pengantara Ketua Komisi B DPRD Surabaya Anas Karno serupa dilansir dari Antara di Surabaya mengatakan, cara konvensional tidak bisa selalu dipergunakan dalam situasi seperti saat ini. Pandemi Covid-19 telah mengubah banyak hal dalam kehidupan saat ini. Lupa satunya dari sisi perekonomian.

”Pelaku UMKM tak bisa lagi menggunakan cara lama dalam aktivitas ekonominya, pada saat pandemi. Saat ini era digital, jadi sudah saatnya para-para pelaku UMKM berpikir ke arah sana. Banyak karakter UMKM sukses karena mendaftarkan perubahan zaman, ” kata Anas Karno pada Rabu (8/9).

Menurut dia, jika UMKM cuma sekadar menggunakan cara petunjuk, pasti akan kalah. UMKM yang akan diakses merupakan UMKM yang bisa menunggangi momentum pada era digital ini dengan baik.

”UMKM harus hidup bersama ke arah kemajuan teknologi digital. UMKM selalu harus memanfaatkan fasilitas digital saat ini. UMKM harus bisa memanfaatkan teknologi ini dalam membangun komunikasi & jaringan penjualan. Dengan penguasaan pengetahuan mengenai jaringan ini, UMKM tersebut bisa menjelma leader , ” papar Anas Karno.

Dinas Koperasi dan UMKM Kota Surabaya, lanjut Anas, harus menyerahkan dukungan dengan memberikan fasilitas khusus kepada pelaku UMKM. Ketika semua orang mempunyai usaha, pendapatan negara akan meningkat.

”Ketika pendapatan masyarakat meningkat, pajak juga akan meningkat sehingga pembangunan juga akan meningkat. Tentunya masyarakat bisa meniti masa-masa sulit di sedang pandemi, ” terang Anas Karno.

Pemangku Wali Kota Surabaya Armuji sebelumnya mendorong pelaku UMKM beralih promosi menggunakan platform digital. Dia mengapresiasi cara dari para pelaku UMKM di Surabaya yang sudah berjuang di tengah pandemi Covid-19 dan memberikan semangat untuk terus berjuang mengambil peran dalam upaya pemulihan ekonomi.

”Dinas Koperasi dan UMKM hendak melakukan pendampingan dan propaganda terhadap pelaku usaha mikro. Jadi sudah harus beringsut menggunakan platform digital supaya bisa bersaing, ” perkataan Armuji.