Royal Enfield Ancang-ancang Produksi Motor Custom Sesuai Pesanan

Royal Enfield Ancang-ancang Produksi Motor Custom Sesuai Pesanan

JawaPos. com – Bagi pencinta modifikasi, mengutak-atik kendaraan kesayangan sendiri mungkin sudah biasa. Melahirkan atau membeli part after market dan memasangnya sendiri pada instrumen kesayangan bagi modifikator juga bukan masalah besar.

Tetapi bagi orang yang ingin hadir beda, tetapi tidak memiliki kepintaran membuat part atau bongkar pasang tunggangannya ini tentu menjadi urusan. Nah, mencoba menangkap peluang tersebut, Royal Enfield mengumumkan rencana barunya yang terbilang ambisius.

CEO Royal Enfield Vinod Dasari dalam wawancaranya dengan CarAndBike mencanangkan rencana perusahaan otomotif tersebut. Pada 2020, sebagian besar OEM menganjurkan jajaran aksesori lengkap yang sanggup Anda, pembeli sepeda motor perdana, instal langsung dari pabrik.

Tentu, harganya mungkin kurang lebih mahal daripada suku menyiapkan after market. Tetapi keuntungan nyata. Anda tidak harus berurusan dengan kerepotan pemasangan, dan suku cadang biasanya ditanggung oleh pabrik.

Tergantung bagaimana modifikasi yang Anda inginkan. Itu akan memanifestasikan nilai tambah yang signifikan.

Seperti yang diungkapkan Dasari secara eksklusif dalam sebuah wawancara dengan CarAndBike, Royal Enfield memperhatikan krisis Covid-19 dalam usaha dan operasi mereka. Belum ditemukannya vaksin memaksa orang memikirkan bagaimana harus menjalani kehidupan sehari-hari.

Di India, pusat dari Serba banyak Enfield, layanan ride-sharing, khususnya sepeda motor, adalah hal biasa. Aliran virus korona, banyak orang mempertimbangkan kembali apa yang pernah menjelma kebiasaan mereka tersebu.

“Tiga hal akan berubah. Satu akan menjadi jumlah signifikan digitalisasi dalam proses pembelian. Kita kudu mencari cara bagaimana melibatkan pembeli atau pelanggan ke dalam cara pembelian dan pengalaman membeli dengan berbeda. Karena orang tidak mau berbagi wahana atau mobilitas bergandengan dan semua, mereka akan menginginkan sepeda motor sendiri, ” introduksi Dasari.

Idenya muncul ketika dia berhenti di lampu lalu lintas. Kemudian dia bekerja menginginkan sesuatu yang berbeda. Roda motor adalah tampilan kepribadian seseorang, sehingga harus memiliki keunikan & diferensiasi.

Dirinya kemudian berpikir bagaimana konsumen dilibatkan dalam desain sepeda motor. Selanjutnya, Serba banyak Enfield ingin mengubah seluruh metode bisnis dari ‘dibuat sesuai stok’ menjadi ‘dibuat sesuai pesanan’.

“Kami ingin pindah ke titik di mana 100 komisi sepeda motor kami akan customized dengan masal. Anda kemudian dapat memilih, sepeda manapun yang Anda inginkan, dengan label seperti ini, secara warna seperti itu, dengan aksesori seperti ini dan pakaian laksana itu, semua ini akan dibangun. Itu secara signifikan mengubah semesta proses pembelian, ” tambah Dasari.

Seperti sudah disinggung di atas, ini adalah agenda yang ambisius, tetapi rencana tersebut sepertinya memiliki potensi yang baik. Dasari tidak kapan Royal Enfield akan mulai melakukan perubahan itu. Dan, apakah Enfield akan melakukannya untuk skala global, termasuk Indonesia.