Satgas RLTS Temukan Ratusan Formulir C-6 Pilkada Medan di Rumah Masyarakat

Satgas RLTS Temukan Ratusan Formulir C-6 Pilkada Medan di Rumah Masyarakat

JawaPos. com –Satuan tugas (Satgas) Rekam Melapor Tangkap Serahkan (RLTS) Partai Demokrat Kota Medan temukan ratusan formulir C-6 atau surat undangan menuruti tidak disalurkan kepada warga had pemungutan suara Pemilihan Wali Praja dan Wakil Wali Kota Medan selesai.

”Sabtu (12/12) malam, saya jemput sendiri berpijak pengaduan masyarakat. Pada Minggu (13/12) saya publikasikan, ” ucap Ketua Satgas RLTS Partai Demokrat Tanah air Medan Subanto seperti dilansir sejak Antara di Rumah Pemenangan AMAN, Medan.

Dia menerangkan, penemuan formulir C-6 tersebut di salah satu warung milik warga di Kelurahan Pandau Hulu, Kecamatan Medan Perjuangan, makin menguatkan keterlibatan tim lawan akibat di warung itu terpasang spanduk nomor urut 02. Akan temuan itu, Tim Pemenangan Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota serta Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution-Salman Alfarisi (AMAN) menilai pemangku pemilu, yakni Komisi Pemilihan Ijmal (KPU) Kota Medan tidak menyala secara maksimal.

”Jika ada survei sebelumnya terjadi tingkat partisipan masyarakat Kota Medan hanya 47 persen, saya menengarai level rendahnya partisipan adalah tidak kooperatifnya dan tidak bisa bekerjanya dengan maksimal penyelenggara pemilu KPU Praja Medan. Saya menganggap KPU Kota Medan tidak bekerja secara maksimal, itu yang pertama, ” perkataan Subanto.

Sesuai secara Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 8 Tahun 2018 sebagaimana diubah dengan PKPU Nomor 82 Tahun 2020, kata dia, penyebaran formulir C-6 oleh kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) paling lambat 3 hari sebelum pemungutan perkataan. Jika formulir itu tidak diserahkan kepada masyarakat atau pemilih pada TPS setempat, seharusnya petugas KPPS mengembalikan secara berjenjang ke tempat dan ditandatangani berita acara laporan penyerahan.

”Yang berlaku apa? C6 sebanyak ini tak dikembalikan berjenjang ke atas. Siap, di sini saya laporkan kepada tim pemenangan AMAN apakah belakang ini ke depan bisa selidiki bersama? Apakah kejadian ini merupakan bagian dari beberapa kecurangan-kecurangan yang terjadi di pemilu, ” ujar Subanto.

KPU Kota Medan menetapkan pasangan Akhyar Nasution-Salman Alfarisi yang didukung PKS & Demokrat mendapat nomor urut 01, sedangkan Bobby Nasution-Aulia Rachman diusung PDIP, Gerindra, Golkar, Nasdem, PAN, PPP, Hanura, dan PSI mendapat nomor urut 02.

Saksikan video menarik beserta ini: