Sesi Perdana Vicky Prasetyo Akan Berlaku Secara Virtual Hari Ini

Sesi Perdana Vicky Prasetyo Akan Berlaku Secara Virtual Hari Ini

JawaPos. com – Kasus pencemaran nama baik yang menjerat Vicky Prasetyo atas laporan Angel Lelga, kini memasuki babak baru. Wasit perdana kasusnya akan digelar pada hari ini di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Mengingat wabah virus korona atau Covid-19 belum pula berakhir, maka sidang akan dilakukan secara virtual.

Vicky Prasetyo tidak akan datang secara langsung ke pengadilan sebagai terdakwa dan duduk di kursi tahanan di hadapan majelis hakim. Tempat akan mengikuti proses persidangan dengan virtual dari Rutan Salemba, Jakarta Pusat. Kendati demikian, kuasa kaidah Vicky Prasetyo tetap akan datang ke PN Jakarta Selatan untuk mengikuti jalannya sidang perdana.

“Virtual katanya. Jamnya belum tahu pastinya ya. Jadwalnya sih jam 10. 00 atau tanda 11. 00 WIB, ” cakap Ramdan Alamsyah kepada JawaPos. com melalui sambungan telepon, Rabu (22/7).

Mantan pengacara Eyang Subur dan Ahmad Dhani itu mengatakan kondisi kesehatan Vicky Prasetyo selama sekitar 2 minggu berkecukupan di dalam tahanan baik-baik selalu. Selain makanan dan aktivitas yang dijaga, kondisi kesehatannya juga rutin dikontrol oleh petugas di Rutan Salemba.

“Nggak tersedia keluhan. Selama di sana dia sehat, baik-baik saja. Bahkan dikontrol kesehatannya, kan gitu, ” ungkap Ramdan Alamsyah.

Kejadian ini bermula dari laporan Angel Elga ke polisi atas kasus pencemaran nama baik. Laporannya didaftarkan pada November 2018 silam pada Polda Metro Jaya. Perempuan berhijab itu tidak terima dituding serong dengan teman lelakinya oleh Vicky.

Selain dilaporkan secara UU ITE terkait pencemaran tanda baik, Angel Lelga kala tersebut juga melaporkan Vicky dengan Perkara 167 KUHP Tentang Masuk Panti Orang Lain Tanpa Izin serta Pasal 170 KUHP Tentang Pengrusakan barang. Namun dalam perkembangannya, kasusnya kemudian dilimpahkan ke Polres Metro Jakarta Selatan oleh Polda Metro Jaya.

Sebelum adanya laporan polisi oleh Angel Lelga, Vicky Prasetyo lebih dulu mengadukan istrinya pada saat itu ke polisi. Dia melaporkan Angel Lelga atas tudingan perzinahan dengan Urusan 284 KUHP. Namun dalam perkembangannya, laporan itu dihentikan penyidik dengan dikeluarkan SP3 karena diangap tidak cukup bukti.