Tumenggung Jember Bersyukur MA Tolak Aplikasi Pemakzulan Dirinya

Tumenggung Jember Bersyukur MA Tolak Aplikasi Pemakzulan Dirinya

JawaPos. com –Bupati Jember Faida  bersyukur Mahkamah Agung (MA) menumpukan permohonan hak uji pendapat DPRD setempat untuk memakzulkan dirinya sebab dinilai melanggar janji dan sumpah jabatan.

”Alhamdulillah sangkaan korupsi dan penyimpangan dalam peraturan kelola pemerintahan yang selama ini dituduhkan DPRD Jember ditolak Majelis hukum Agung, ” kata Faida seolah-olah dilansir dari Kurun di Jember, Selasa (8/12) malam.

Dia menilai tuduhan penyalahgunaan jabatan & wewenang selama mengemban amanah kaum Jember juga tidak terbukti & ditolak oleh MA.

”Alhamdulillah, di negeri ini kesamarataan masih bisa diperjuangkan dan hukum bisa ditegakkan. Terima kasih pada ketua MA dan para hakim yang menegakkan kebenaran, ” kata Faida.

Faida mengutarakan, sepanjang masih bersama rakyat serta memperjuangkan rakyat, Allah SWT bakal menolong dan semata-mata pihaknya meminta ridho Allah.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah melalui telepon, Ketua DPRD Jember Itqon Syauqi mengaku belum menerima amar jiplakan putusan penolakan usul pemakzulan dibanding Mahkamah Agung. Sehingga, dia tidak bisa berkomentar banyak.

”Saya tidak tahu apa pasal ditolak hak menyatakan pendapat itu oleh MA, apakah dari arah materialnya atau sistematika. Saya sedang belum tahu, ” kata Itqon.

Dia mengatakan, DPRD Jember akan mempelajari kekurangan sejak usul pemakzulan yang ditolak hakim MA tersebut setelah menerima salinan putusan.

MA menegah permohonan hak uji pendapat DPRD Jember untuk memakzulkan Bupati Jember Faida karena menilai kesalahan yang dilakukan Faida telah diperbaiki.

Juru bicara MA Andi Samsan Nganro melalui pesan sedikit menyampaikan pertimbangan majelis hakim adalah Faida telah menindaklanjuti rekomendasi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Pembaruan Birokrasi, Mendagri dan Komisi ASN, serta Gubernur Jawa Timur.

Saksikan video mengakui berikut ini: